Mengelamun~ 0

nmhafiz | 12:41 AM |


Saat bangkitku, 
Hanya namamu yang terlintas, 
Di mata, di hati, di minda, 
Kadang aku tercari, 
Mana pergi hadirmu di sisi, 
Oh, rupanya baru kusedari, 
Hari kita belum tiba lagi. 

Sepanjang hariku, 
Cuma wajahmu yang kurindui, 
Di kiri, di kanan, di ruang anganku, 
Kadang aku tersenyum sendiri, 
Terbayang saat bersama lagi, 
Oh, rupanya aku tersedar, 
Usahaku masih belum cukup lagi. 

Setiap malamku, 
Hanya dirimu aku ingini, 
Di baring, di pelukan, di sampingku, 
Ada masa aku terlalu rindu, 
Kala teringat masa berlalu, 
Oh, kini aku tersedar, 
Kau di sana menanti kejayaanku. 

Setiap jaga aku inginkan, 
Wajahmu yang pertama aku sua, 
Setiap siang aku inginkan, 
Tawa ria peneman yang ceria, 
Setiap malam aku inginkan, 
Kau mendakap kemas setiap tubuhku, 
Dahimu kukucup pengubat rindu, 
Rambutmu kubelai lembut, 
Tanda kasih sayang tiada bersyarat. 

Aku mengejar peluang hidup, 
Aku meneroka segala rezeki hidup, 
Apa yang aku perlukan hanya dirimu, 
Supaya semuanya terbalas lega hatiku, 
Supaya kau menjadi suri hidupku, 
Kerana kini di dalammu ada aku, 
Dan setiap nafasku selalu ada kamu.

Kuatkah Aku ? 0

nmhafiz | 11:03 PM |

Dalam mengharungi badai kehidupan, segala mehnah dan tribulasi yang datang menerpa, aku dikejutkan dengan keadaan yang takkan pernah aku jangka akan tiba sehebat ini. Beratnya hati menanggung rasa, pilunya jiwa tak terkata, kelu lidah, pahit tekak menahan derita, apa lagi yang harus aku buat, mana lagi nak aku campakkan kehampaan? Kata orang setiap usaha yang gigih dan ikhlas itu akan tercapai segala hajat. Nah, apa yang aku usahakan, semua yang dipermudahkan, sekarang ini apa yang dihajati tetap tak tercapai. Dusta semuanya itu dusta, dusta hakiki lantaran mainan duniawi. Janji manusia yang hanya mahukan kesenangan diri.

Kuatkah aku menahan segala ini? Aku dijanji segala macam hajat akan dipenuhi, aku diberi ihsan untuk merealisasikan mimpi, sekarang ini aku dilemparkan dengan kata dusta, dibuang sesuka hati, dibuang umpama sampah yang langsung tiada erti. Apa makna usaha selama ini? Apa perlu semua yang aku perolehi? Aku perlu aku ni dijanji kalau sekadar untuk penuhi kehendak diri sendiri? Kini bukan sekadar aku hilang apa yang aku hajati, apa yang aku gengam pun turut hilang bagai mimpi. Kuatkah lagi untuk aku berdiri? Mampukah lagi aku bernafas dalam kekecewaan serupa ini?

Segala yang aku usahakan itu cuma sekadar untuk puaskan hati, langsung tak bermakna untuk mata yang kononnya nak sangat lihat kejayaan diri. Itu semua hanya pembohongan, satu lagi pembohongan dari mereka yang cuma mahu ambil kesempatan atas diri ini. Ya, segala kesalahan itu terus campak dibahu ini, segala kesilapan orang lain itu terus letakkan di kepala ini, segala kekhilafan orang itu terus henyakkan pada hidup ini, itu memang saat yang sentiasa dinanti. Saat untuk melenyapkan kesilapan diri dan meletakkan salah kepada yang tak lagi ada erti. Itulah alasannya, tiada yang lain lagi.

Kuatkah aku untuk hadapi semua ini? Mampukah aku untuk teruskan hidup ini? Keraskah hati aku untuk tetap dijalan yang aku terpaksa, aku dipaksa lalu ini? Kuatkah aku? Mampukah aku? Cukup kuatkah aku untuk semua ini? Ya Allah, sesungguhnya Kau tahu aku sentiasa mencariMu dikala susah mahupun senang, ada masa aku terleka, ada masa aku terlupa, tapi kini aku merayu memohon kepadaMu, andai ini jalan yang terbaik untukku maka Kau kuatkanlah hatiku ini, tetapkanlah imanku, berilah balasan yang terbaik dariMu atas apa yang berlaku, sesungguhnya aku tetap redha dengan segala yang berlaku, wahai Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Mengasihani.


Apa kata kamu, jika aku katakan hidup ini hanyalah untuk menunggu mati ?
Apa kata kamu, jika aku katakan mati itu hanyalah suatu misteri ?
Apa kata kamu, jika 7 saat bermula dari sekarang kamu akan mati ?
Apa kata kamu, jika pemergian kamu - tiada seorang pun akan menangisi ?
Apa kata kamu, jika wujudnya segolongan manusia yang ketiadaan hati ?

Apa kata kamu, jika semua manusia memungkiri janji ?

You're better than this. 0

nmhafiz | 12:13 AM | ,


To whom it may concern,


Dear, I'm sorry for what has happened. I don't want to point finger at this and that or whoever exist in this whole wide world that relates directly or indirectly in our relationship. We have made a mistake, we're aware of the mistake that we've done, and hopefully its not repeating again in the future. Its not that I want to say I'm too clean in life, nor saying you're the only person to be blame. Sometimes people do make mistakes in their life, sooner or later, and people should learn from the mistakes, not pointing fingers and do it all again and again and again.


Dear beauty, you're better than this, you should be better than this. You're on top of the world, until you make a silly mistakes by cheating people here and there. Its not that hard to live in a straight world, all you have to do is be honest. Honesty is the best policy, when you being honest then you don't have to create any rubbish to cover up any lies. Thanks for being honest with me. You already did the right thing, the glorious thing. 'Berkata benarlah walaupun pahit'. Really appreciated.


You're far better than this. This is not the place where you should be. People do says that age is just a number but that number comes with maturity in both thinking and mind setting. You're not a child anymore, that's why I never ask you to do this or that, I'm just telling you that is wrong, this is right, you're the one to take charge. I've been doing this all the time if you did notice. I don't have the authority to ask you to do anything, I'm just giving my view on certain things so that you know where to go. I know that there were lines where I can't cross, lines which you should know when to make your own decision. Please, dear, for God's sake, you're not a child anymore.


Advices is good. People gives advice to thing that they think could be better, they know SHOULD be better. You're one of a kind, you have your own way to go, and your own way to seek advice. I've no doubt about it as I'm trying my best to give advices to that you will listen one day. You're far better than this, honey. You must learn to listen before you can talk. That's the best lesson for your future. Please, I beg you, please make a change, you could be better. I hope to see you one day in a bright smile telling me that you're far better than yesteryear. Honey, you got the world in your hand and yet you let the world down because you never listen. Its good to hold on to your thought, your principle, but there were times when you have to be different to make your life a better life. Trust me, I have high hope on you, sweetheart.


I'm sorry for I have to spit it all up in here, its not that I want to hurt you but there's no other way that could make you listen to my thought, well at least I did try to make you clear on things. Dear, you're better than this, I believe you can do much better than this. I know that you're a really special person, loved by many, trusted by some, then you should go on full force to make your life better. Trust me, you won't loose anything if you make a change and learn to listen. I knew I loved you more than words can say, but if things get out of hands we sometimes end up cursing at each other. But just remember, I did promised you that I'll look after you no matter what happened, take my words and claim it anytime. Take care, have a nice day, may all your dream came true, with or without me.


Love u always, love u still. 

Siapa yang tidak cukup dengan yang sedikit, tidak akan puas dengan yang banyak. 0

nmhafiz | 2:52 AM |

Manusia sering bertanya, mana lagi, apa lagi, siapa lagi. Segala yang ada tak pernah nampak cukup, tak pernah rasa cukup. Tapi sebenarnya ramai yang tak sedar bahawa cukup atau tidak suatu kehidupan itu bukan dari pandangan mata kasar atau material. Kalau dah namanya manusia, masakan pernah cukup dengan satu dua nikmat dunia. Bahkan andai diberi gunung dan bukit-bukau, emas selautan dalam, masih akan ada lagi permintaan lain selain daripada itu. Segalanya adalah realiti.

Pilihan. Setiap saat kita diberikan pelbagai pilihan. Ada yang nampak di mata, ada yang tersurat, ada yang tersirat, ada yang manis, pahit, masin dan kelat. Segalanya adalah satu pilihan dan setiap pilihan itu ada jalan ke arah kebaikannya. Tiada satu pun pilihan dalam dunia ini adalah pilihan yang salah melainkan jalan perlaksanaannya sahaja yang salah. Namun segalanya tetap berbalik kepada pilihan dan pilihan. Setiap apa yang berlaku itu adalah implikasi daripada perjalanan perlaksanaan ke atas pilihan yang dah kita buat. Tapi tak semuanya menjaminkan kesenangan dan keselesaan.

Kemustahilan yang wujud dalam setiap kehidupan adalah merupakan suatu cabaran yang maha besar bagi penerimanya. Sebenarnya tiada satu pun perkara yang mustahil dalam dunia ini melainkan ianya tidak diizinkan oleh-Nya. Biarlah ada yang kata tak mungkin, ada yang kata mustahil, ada yang kata itu satu keajaiban andai berlaku, tapi selagi keazaman itu ada, selagi kekuatan minda mengatasi segala, kemustahilan itu hanyalah sekadar alasan picisan bagi yang mengalah.

Orang akan hormat kita bila kita jujur dalam kehidupan. Biarpun satu kejujuran itu mungkin menyumbang kepada sakit hati tapi yang menjadi pokok pangkal ialah jujur. Bila satu perkara yang diselindungkan dan kebenaran barulah diungkai, itu bukan dinamakan kejujuran tapi itu keterpaksaan. Keterpaksaan dan kejujuran ada satu garis kehormatan yang berbeza di mana kejujuran itu seharusnya berlaku tanpa ada paksaan dan keterpaksaan itu jelas berlaku hanya bila adanya desakan. Mudahnya, sekiranya tiada satu desakan maka perkara itu akan tetap menjadi satu lindungan dari kebenaran, itulah hakikatnya.

Ketidak puasan, pilihan, kemustahilan dan kejujuran, adalah antara perkara asas yang senantiasa menjadi suatu yang rumit dalam kehidupan andai tidak diurus dengan sempurna. Manusia sememangnya tidak akan lari dari tergelincir dari landasan hidup ini, cuma yang membezakan mereka ialah seberapa pantas mereka berada dalam landasan yang sebenar, dan seberapa pantas tidak balas diambil untuk terus berada dalam landasan itu. Segalanya berasas dari kejujuran hati, dengan kejujuran semuanya menjadi lebih mudah dan tanpa kejujuran segalanya akan mula berkecamuk. Semudah itu.

Triple 11 3

nmhafiz | 12:00 AM | , ,

Nama aku Nik Mohamad Hafiz bin Ab.Kadir, 11 November 1990 tarikh bersejarah aku dilahirkan. Saat ini genap umurku 21 tahun, suatu angka yang masih dianggap muda pada umumnya, tetapi nak atau tidak aku harus menerima bahawa aku semakin melangkah ke arah tua. Semakin tua ertinya semakin dekat perjalanan kita menuju Allah. Kematian itu ertinya pulang menemui Allah dan itu juga pulang menemui cinta yang sejati dan abadi. Diharapkan dengan peningkatan umurku ini akan disusuli dengan peningkatan keimanan.

Dah 21 tahun aku lahir di dunia ni, but honestly I feel like I still don't achieve anything that can make my parent proud. Aku bukan tak sedar semua tu, cuma ada masa yang aku terlupakan semua tu. Semenjak aku lahir, belum pernah lagi aku terfikir yang sampai aku umur 21 tahun aku masih lagi tak dapat capai apa-apa. We never know what will happen next. Setiap gerak laku, setiap lontaran kata, setiap lenggok bahasa, belum tentu dapat menggambarkan apa yang akan terjadi esok hari. Jangan nak pandai-pandai kata korang boleh tahu apa akan jadi esok. If that was a fact-based prediction aku boleh terima, tapi kalau berkaitan dengan ketentuan Tuhan, tak payah nak tunjuk pandai. Manusia, bila belum terkena kat batang hidung sendiri memang berani cakap macam-macam, tapi bila dah terkena baru tahu tinggi rendah langit. Sumpah aku katakan bahawa aku sekarang ni merasakan yang aku terlalu banyak mendatangkan masalah buat orang-orang sekeliling aku. Umie, abah, adik-beradik, pakcik-makcik, kawan-kawan. Bila terfikirkan semua tu balik baru lah aku faham PATUTLAH ADA YANG BUNUH DIRI SEBAB TEKANAN. Mintak maaf, statement tu bukan bermaksud aku akan mengalah dan akan buat sepertimana yang orang lain buat. Itu hanyalah pandangan dan konklusi aku dari apa yang telah terjadi depan mata.

I know that I'm not a good person, and I know that I can be a better person in the future. Aku tahu dan aku sedar kesilapan aku, Tuhan itu Maha Kaya, Dia beri aku peluang lagi untuk memperbaiki hidup aku, walaupun bagi aku sekarang ni dah agak messed up. Lepas apa yang terjadi ni baru aku nampak sebenarnya aku ni berada dalam sebuah institusi keluarga yang bagi aku sebenarnya cukup lengkap. Dan kata orang, dalam setandan pisang tu tak semuanya elok, pasti ada yang rosak. Sorry to say, but I feel I'm the rotten one. Dalam diam aku tersangat-sangat bersyukur kepada Allah S.W.T. di atas kurniaan-Nya yang tak terhingga ni. Aku dah nampak macam mana orang yang bodoh menghadapi masalah, orang yang tolol cuba nak selesaikan masalah, orang yang berlagak pandai cuba nak jadi hero. Semua nak pakai pukul-pukul. Ingat ni Afrika ke? Mintak maaf kalau ada yang terasa tapi bagi aku, berapa pun umur engkau, tinggi mana pun pangkat kau, tebal mana pun baju kau, tapi kalau akal tu panjang sejengkal, tak payah la nak menduga lautan yang maha luas. Umur tu tak menentukan kebijaksanaan, yang menentukan kebijaksanaan ialah kesedaran diri.

Buat semua yang membaca, terima kasih sebab meluangkan masa untuk baca blog ni. Ingat, segala yang kita buat pada hari ini belum tentu kita tahu apa akan terjadi pada esok hari, dan itu bukan sebab untuk kita duduk goyang kaki dan berpeluk tubuh. Hidup mesti diteruskan, whether you like it or not because what will happen tomorrow, we will never know...

Special sorry to someone who always close to my heart.. my family, my friends.
Makanan adalah kebahagiaan untuk sehari, perjalanan adalah kebahagiaan untuk seminggu, pernikahan adalah kebahagiaan untuk sebulan, harta adalah kebahagiaan untuk setahun, dan keimanan kebahagiaan untuk seumur hidup.

I'm not getting older, I'm getting better. 2

nmhafiz | 7:06 AM |


Tajuk orang putih. Translate ikot Melayu. haha.

Seorang kawan bertanya, “Tahun ni takde wishlist ke?”. Aku jawab “Takde”. Tapi bila pikir-pikir balik, rugi la pulak kot-kot ada sape-sape nak bagi hadiah.
Jadi, sempena ulang tahun hari lahir aku ni nanti, aku tidak meminta lebih.. Alang-alang ada orang tanya tu.. aku mau…
Nikon D7000
Harga lebey kurang RM3 ribu lebih saja. Tengs.
Oklah.. kalau tak mampu aku bagi diskaun la..
BlackBerry Curve 9360
Yang ni RM1200 je. Jasamu dikenang, tengs.
Oh, oh.. semua kawan-kawan telah lari menyembunyikan diri dan tidak lagi menggelarkan dirinya kawan Nik Mohamad Hafiz. Oh, oh.

Kawan, tak perlu belikan kamera atau BlackBerry. Cukup dengan mendoakan aku yang baik-baik saja.

Aku mengharapkan rezekiku murah sentiasa, amin.
Aku mengharapkan iman dan amalku bertambah, amin.
Aku mengharapkan tubuh badan yang sihat sentiasa, amin.


Dan jika sampai ajalku, ampuni segala silapku, kawan.
Ya Allah, aku mahu berjumpa denganMu dalam iman dan Islam, amin.

Perihal Perempuan [Mungkin post sementara] 67

nmhafiz | 1:38 AM |

Perempuan zaman sekarang? Heh. Kau tak payah nak sembang dengan aku. Dah berjuta macam ragam aku tengok, konklusinya hampir sama. Ya, adalah tu yang akan cakap tak semua orang sama. Kepada si bodoh tersebut, sila rujuk kembali ayat aku atas tu, agak jelas perkataan HAMPIR tu aku tulis jadi rasanya jelas makna ayat tu. Tak perlu nak bela kaum sendiri kalau sebab yang buat masalah tu mereka-mereka jugak. Jangan cepat nak mengalah, benda pun mudah.

Perempuan sekarang memang mudah. Kaum lelaki, sila take note. Kalau nak mengorat perempuan zaman sekarang ni memang mudah, buat baik sikit je kompem dapat. Buat baik lebih sikit boleh keluar makan, buat baik lagi lebih boleh makan terus. Hello, this is the bloody fact! Mereka semua penipu, bermodalkan ayat manis, take care, labur duit sikit, kompem boleh jalan. Apa? Aku rendahkan martabat wanita? Come on, jangan kata benda ni tipu sebab aku tau benda ni betul. Well, I wrote through my own experience ok, jangan tanya berapa ramai.

Bukan aku tak hormat perempuan, aku hormat diorang. Bukan aku tak sayang, aku tetap sayang. Tapi jangan lupa yang aku pernah tak percayakan perempuan satu masa dulu, aku anggap perempuan zaman sekarang ni penipu, gila harta, gold digger, semua nak apa boleh tadah je, pakai kangkang je dah boleh dapat semua benda. Bukan nasi kangkang la, tu yang celah kangkang tu. Sorry, aku pernah lalu tahap tu, sampaikan aku langsung tak bercakap dengan perempuan. Tapi sebabkan perempuan jugak aku padamkan balik prinsip aku tu. Kenapa? Aku pun tak tahu.

Minta maaf. Aku hormat perempuan, aku jaga maruah orang, aku pegang kata orang, tapi minta maaf, disebabkan sesetengah orang punya attitude aku terpaksa simpulkan hampir semuanya sama macam ni. Aku tak tahu apa silap, kalau dah banyak benda diberikan, bukan sekadar material, tapi masih nak buat perangai, cukup aku labelkan perempuan sekarang ni terlalu murah. Bila aku cuba nak betulkan balik prinsip aku yang dulu, masih lagi aku dipaksa untuk akui yang semuanya itu khayalan semata-mata. Betul, salahkan aku untuk semuanya sebab aku tahu bukan semua tu datang dari mereka, aku pun ada juga silap. Tapi cukuplah, bagi aku kalian masih lagi berlabel murah selagi kalian sendiri tak buktikan kat aku yang semua itu bohong belaka.

Maaflah sekali lagi. Aku tau ramai yang tak setuju tapi tanyalah orang kiri kanan depan belakang, jangan cuba nafikan benda yang terjadi sekarang ni. Aku boleh tunjukkan sendiri siapa yang mampu buat semua tu kalau sendiri pun tak percaya. Aku bukan nak hina kaum perempuan tapi sikap perempuan tu sendiri yang letakkan diri diorang dalam keadaan tu. Sumpah aku tak boleh percaya dah perempuan sekarang ni. Terlalu murah untuk aku sanjung, terlalu murah untuk aku hormati, terlalu murah untuk aku bela dan jaga. Maaf.


"Kalau ada yang boleh ubah tanggapan aku ni baru aku akan buang posting ini. Maaf."

I'm never gonna brokedown. 2

nmhafiz | 2:57 AM |

Entah. Susah aku nak huraikan semua kekusutan dalam hidup aku ni. Satu per satu aku handle, satu per satu datang balik dalam tak sedar. Kadangkala aku rasa letih nak hadap semua, biar aku pendam sampai jadi kanser dalam tubuh aku ni. Orang pandang hidup aku senang, ada yang pandang hidup aku ni susah, ada yang bagi kesian pulak dengan keadaan hidup aku. Please, aku tak perlukan kasih simpati orang, aku hidup tak pakai nafas, hidung, jantung, paru-paru orang, I know how to take care of myself. Biarpun sekusut mana, seraban mana, sesusah mana pun hidup aku, taulah aku nak hadap sendiri.

Entah. Aku tak tahu nak kata camana. Apa yang aku buat ni salah ke betul? Setakat ni aku rasa belum ada yang salah lagi. Kesalahan aku yang lalu tu dah lama lepas, nak ungkit pun tak mampu dah. Letih aku nak fikirkan semua yang jadi. Banyak lagi hal aku nak uruskan. Tapi aku ni perlukan seseorang untuk bercakap. Aku taknak suruh orang ingat apa yang aku buat, nanti jadi macam tak ikhlas, jadi macam mengungkit. Tapi kadangkala aku rasa macam aku ni kerja part time. Bila nak anytime boleh call, bila taknak aku mati pun tak perlu nak ambil pusing. Betul, life goes round and round and round, tapi setiap round tu kita jumpa benda yang sama kalau round yang sama. Apa aku ni tak diperlukan, atau hanya diperlukan kala perlu? Serupa kerja part time la macam tu. Letih nak hadap.

Entah. Aku tak tahu kenapa, dalam diri aku dah rasa lain macam. Betul aku rasa FAKAP bila dah tau tipu, tapi sebab benda tu aku tau sendiri dulu sebelum terbocor so meresap tak meresap, meresap jugak la. Aku takut dengan rasa dalam kepala aku, dalam minda aku, yang bermain dalam hati aku. Sumpah aku tak tahu nak buat camana dah, just go with the flow. Aku rasa tercabar bila dikaitkan dengan benda masa lalu, dan hakikatnya aku pun ada akal, hati dan perasaan untuk rasa sakit. Aku taknak bila sampai satu tahap aku meletup, benda yang orang tak suka, aku pun tak suka, benda tu aku buat. Masa tu baru tau erti penyesalan, jangan kata aku tak pernah buat. Sekarang ni aku masih lagi menimbang tara, mana satu yang aku nak buat, mana yang terbaik. Semuanya atas tangan aku.

Entah. Aku tak suka nak susahkan orang. Biar aku susah sendiri tapi aku kalau boleh taknak susahkan orang. Tapi kadangkala orang sedikit pun tak pandang, aku ni macam pasir tepi jalan, tak diendahkan langsung. Aku pun manusia, punya hati jugak, punya naluri, ada otak macam korang semua, untung nasib aja yang mungkin berlainan, semua tu orang tahu. Aku kadangkala jadi stress, itu pasal malam ni aku bersilat dengan bantal kat atas katil ni sambil tulis blog. Dulu aku pernah tulis, kalau penuh blog aku maknanya aku terlalu banyak masa terluang, sekarang ni aku terlalu sibuk, nak tulis pun sekadar ada masa sekejap, jadi lah asalkan hilang sikit penat otak aku ni. Entah la. I'm broke and I'm down, but I'm never gonna brokedown. Tunggu je lah.